Cara Mencegah Komputer Agar Tidak Terkena Virus

Cara Mencegah Komputer Agar Tidak Terkena Virus

Foreignlanguagekeyboard Saat ini, sangat penting untuk memiliki komputer, karena komputer memiliki banyak fungsi, seperti hiburan multimedia dan internet. Dengan menggunakan komputer, pengguna dapat membuka berbagai jenis lagu, foto, video atau ketika mereka membutuhkan informasi, mereka juga dapat mencari di Internet atau bahkan untuk grup tertentu seperti siswa, karyawan, dan pria. bisnis untuk membuat komputer untuk mendukung pekerjaan mereka.

Dapat disimpulkan bahwa komputer atau laptop sekarang menjadi bagian dari cara hidup modern masyarakat dunia. Harga komputer juga sangat murah, tergantung pada spesifikasi internal dan eksternal, sehingga mereka yang memiliki anggaran terbatas masih dapat membeli komputer yang lebih murah, dan sebaliknya. Namun, walaupun penggunaan alat-alat canggih seperti komputer tidak selalu menyenangkan, terkadang Anda harus kesal karena komputer Anda terinfeksi virus.

Berikut Adalah Cara Mencegah Komputer Agar Tidak Terkena Virus

1. Selalu Wasapda terhadap flash disk, memori, dll.

– Salah satu cara paling umum untuk menyebarkan virus di komputer adalah melalui perangkat yang dapat bergerak, seperti flash drive atau hard drive eksternal. Anda harus selalu menganalisis total sebelum memasukkan atau memulihkan file pada media penyimpanan yang dapat dilepas.

Jenis virus yang biasanya ditemukan dalam flash drive adalah virus autorun, plus autorun ini serius dan tidak dapat dengan mudah dihapus jika Anda menggunakan antivirus gratis. File autorun ini biasanya terletak di jendela depan flash drive. Pengguna harus berhati-hati dan menghindari melanjutkan jika file autorun ditemukan.

2. Jangan Mendownload Hal Yang Tidak Penting

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli komputer, komputer yang belum pernah terhubung ke Internet berisiko rendah tertular virus, yang sangat berbeda dari komputer yang masih terhubung ke Internet. Virus seperti Trojan, worm, dan malware dapat dengan mudah masuk ke komputer seseorang, yang sering diunduh tanpa perawatan.

Jadi, untuk memastikan hal ini, sangat disarankan untuk tidak mengunduh file dari sumber yang tidak dapat diandalkan, misalnya, jika Anda ingin mengunduh game, buka situs web resmi bahkan jika game dibayar meskipun Anda tidak harus mengunduh situs web dengan cara yang tidak jelas.

Pengguna juga dapat menanyakan forum Internet mana saja, situs web mana yang memiliki reputasi baik sebagai lokasi pengunduhan yang aman dan bebas virus. Namun, untuk memudahkan pengguna mengakses Internet dengan lebih aman, firewall juga harus memiliki komputer karena dapat melindungi terhadap virus dan malware.

3. Aktifkan selalu firewall

Terutama jika komputer Anda masih terhubung ke jaringan, firewall adalah penghalang yang kuat terhadap virus, malware, dan peretas yang ingin meretas komputer Anda melalui Internet. Firewall dapat memutuskan apakah komputer dapat terhubung ke jaringan atau tidak. Efektivitas firewall itu sendiri tergantung pada konfigurasi dan bagaimana pengguna mengelola pengaturan penyaringan.

4. File kompresi penting Anda dalam bentuk ZIP atau RAR

Jika Anda memiliki file penting seperti MS Word, Excel atau extension.exe, Anda harus mengkompres file ke dalam format file ZIP atau RAR, tujuannya adalah agar virus tidak menginfeksi file. Dengan secara teratur menggunakan metode kompresi ini, risiko penyebaran virus di mana saja di dunia akan berkurang, terutama jika sistem Windows sudah memiliki firewall.Memakai Deep Freeze

Baca Juga : Cara Memilih Bunga Dan Toko Bunga Pernikahan Terbaik

5. Nonaktifkan Autorun

Untuk mengantisipasi bahwa file atau program yang mengandung virus tidak dapat dijalankan secara otomatis, pengguna harus menonaktifkan fitur AutoPlay di komputer mereka. Banyak pengguna tidak mengerti betapa otomatis itu penting karena, selain dapat menjalankan program “Bagus” secara otomatis, ia juga akan menjalankan file virus, terutama ekstensi .exe, tanpa mengetahui pengguna.

6. Gunakan kombinasi antivirus

Misalnya, Anda hanya menggunakan Avast secara pribadi. Virus lokal tidak akan terdeteksi. Dengan demikian, ketika Anda hanya menggunakan Smadav, virus yang datang dari luar tidak akan terdeteksi. Menggunakan dua aplikasi AV akan meningkatkan jumlah basis data virus, membuatnya lebih efisien untuk mendeteksi berbagai ancaman, termasuk malware. Selain itu, jangan lupa untuk memperbarui antivirus Anda secara rutin, karena hampir setiap kali virus baru muncul.

 

No comments.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *